TRAVELING SINGAPURA - MALAYSIA (5 HARI)

Hi guys ketemu lagi ni sama lia, kali ini lia mau sharing – sharing mengenai pengalaman pertama kali ngetrip keluar negeri yang kali ini lia jalanin bersama mantan pacar (suami) irfan maulana ke malaysia dan singapore yang baru aja sah menjadi pasangan 2 hari sebelum keberangkatan dapat dikatakan honeymon lah soalnya kita nikah 2 hari tanggal 18 september 2016 dan 19 resepsinya dan kita berangkat tanggal 20 penerbangan pertama pukul 06.30. Ok untuk mempersingkat waktu langsung aja, awalnya kita tuh ga mau yang namanya honeymoon keluar negeri Cuma berbekal sering baca-baca blog backpaker kita tuh jadi tertarik buat nyobain berbekal nekat dan uang pas-pasan dapat dikatakanlah hehe. Suami lia bertugas sebagai pemesan tiket dan hotel dan dia kebetulan nyari h-14 sebelum keberangkatan dan alhamdulillah dapet yang tanggal 20 september 2016 pukul 06.30 dan pulangnya kita langsung pesan penerbangan dari kuala lumpur tanggal 24 September 2016  dan kebetulan dapat harga Rp 408.500 penerbangan pukul 22.20 waktu malaysia, untuk hotel suami lia memesan Darlene Hotel di daerah Geylang singapore selama 1 hari 1 malam, dan di malaysia memesan hotel soho di daerah china town kuala lumpur selama 2 hari 2 malam (suami lia menggunakan Apliaksi Traveloka untuk mencari tiket dan hotelnya). Ya untuk persiapan keberangkatan kita udah nyiapin hal hal seperti bule pada umumnya yaitu paspor, ktp, perlengkapan pribadi, kamera, hp, powerbank, sama uang tunai jangan lupa di tuker dulu sebelum berangkat, disini kami membawa uang tunai sebesar Rp 4.000.000 yang kami bagi menjadi masing-masing 2 juta. Di singapore kami mendapat $205 dan di malaysia kami mendapat RM 605.

         Karena kebetulan kami mendapat penerbangan pertama pukul 06.30 WIB, jadi kami bersiap-siap dari waktu pukul 04.00 WIB, karena rumah kami terletak di daerah sepatan (kalo ga tau cari di google ya hehe) kami belum bisa mengestimasi berapa menit kami bisa sampai bandara, jadi ya kami berangkat pukul 05.00 dari rumah, tak disangka disangka kami sampai bandara terminal 2E pukul 05.30 (oh iya kami ke bandara menggunakan sepeda motor matic yang di parkir di deket terminal 2E) sesampainya di tempat parkir kami berdua seperti orang bingung karena ini pengalaman kami pertama kali keluar negeri yaudah berbekal mulut alhamdulillah kita sampai di pintu masuk keberangkatan terminal 2E, di pintu masuk seperti biasa barang-barang kita diperiksa ( nanti kita diperiksa 2x yaitu sebelum melewati imigrasi dan sesudah melewati imigrasi), setelah melewati pemeriksaan barang pertama kita langsung disuruh ke imigrasi (karena kami sudah check in tiket via online, kalo yang belum harus disuruh check in dulu ke maskapai masin-masing) di imigrasi seperti biasa kita mengantri untuk di stempel paspor kita , nanti di imigrasi biasanya kita di tanya-tanya mau kemana, mau ngapain, mau tinggal dimana dan bawa uang berapa jadi usahain ketika di imigrasi kalo di tanya jangan diem aja yang ada ntar ga di lolosin imigrasi loh hehe, setelah lolos kita diperiksa lagi barang yang kita bawa disini lebih ketat dari pertama buktinya aja barang saya ada yang di ambil (shampoo yang dari salon 150ml) kata petugas bea cukai ini melebihi aturan yang diperbolehkan jadi harus disita, buat yang lain hati –hati terhadap barang bawaan air mineral aja tidak lolos disini karena kami melihat banyak botol – botol yang di ambil. Setelah melewati pemeriksaan ini kita langsung menuju ruang tunggu untuk langsung naik pesawat air asia menuju singapore (lama perjalanan 1 jam loh, oh iya ini juga pengalaman suami lia pertama kali naik pesawat ).

    2.  Hari Pertama di Singapura



Changi International Airport

         Sesampainya di bandara Changi international airport waktu menunjukan pukul 08.30 (waktu disingapura lebih cepat 1 jam dari pada di indonesia) kita langsung aja ikutin orang-orang jalan keluarnya (karena kami berdua belum ada yang pernah ke luar negeri termasuk singapore sekalipun) di bandara disini sangat berbeda sekali kaya di indonesia karena bandara disini seperti mall banyak toko-toko yang berjualan berbagai macam aksesoris dan di setiap pojokan bandara disini ada air mentah yang dapat diminum (bingung ya, air mentah yan dapat diminum -,-a) ya soalnya ngeliat orang-orang pada mencet tombol lalu air keluar dari bawah ke atas dan langsung diminum, awalnya kami sempet curiga namun ketika yang melakukanya banyak kami jadi ikut-ikutan meminumnya dan ternyata seger juga ya hehe,
setelah meminum air keran tersebut langkah kami selanjutnya adalah menuju MRT singapore yang berada di terminal 2 karena kami tidak tahu dimana terminal 2 patokan kami hanya lihat papan pengumuman saja yang bacaanya “Sky train” atau “terminal 2 “ yang berada di langit langit bandara changi karena ini termasuk bandara yang sangat besar  jadi kami untuk keluar saja harus naik turun eskalator hehe, nah akhirnya ketemu juga dengan imigrasi singapore, di sini seperti biasa sama seperti di indonesia, paspor kita di chek untuk dapat menuju ke dalam kota singapore, seperti biasa kami berbaris mengikuti bule-bule di depan, akan tetapi disini ada sebagian yang lolos dan ada sebagian yang tidak,  saya lolos dapat keluar dari imigrasi tetapi suami saya tidak, kemudian dia dimasukan ke dalam ruangan dan disana kata dia petugas Cuma nanya mau ngapain,tinggal dimana dan berapa hari udah kok, petugasnya bisa bahasa melayu jadi masih agak nyambung di ajak ngobrolnya setelah suami saya lolos juga kita langsung menuju sky train yang berada di terminal  untuk nyambung menuju terminal 2 (oh ya jangan lupa  ambil peta singapore dan MRT ya biasanya ada di bandara dan di tempat beli tiket MRT), sesampainya di terminal 2 MRT ga jauh dari Sky train kita hanya menuju ke bawah menggunakan eskalator dan langsung membeli tiket ada berbagai macam tiket untuk penggunaan MRT ada yang dari stasiun ke stasiun kita tinggal nyebut nama stasiunya, atau ada yang paket namanya STP (Single Tourist Pass).

STP ini ada paketnya yang 1 hari seharga $20, yang 2 hari seharga $26 dan yang 3 hari $30 dalam penggunaanya  STP ini apabila kita sudah mau pulang kita dapat mengrefundnya dan kita mendapat masing-masing $10 untuk tiketnya, karena kami berencana ke singapore hanya 2 hari jadi kami memilih yang $26. Setelah kami naik MRT disini sama seperti busway jadi kita harus transit transit untuk pindah kereta. Karena kami berencana besok harinya ke malaysia menggunakan kereta jadi langkah kami pertama adalah menuju johor baru (malaysia) untuk memesan tiket kereta menuju kuala lumpur. Ke johor baru menggunakan MRT kita dapat turun di stasiun Woodlands, Marsiling atau kranji. Karena kami ketika membeli tiket STP sudah mengambil Peta untuk Rute MRT jadi untuk transit transit menjadi lebih mudah, dan akhirnya kami memilih untuk turun di stasiun Woodlands, di stasiun woodlands kita nyambung menggunakan Bus, ada beberapa bus yang menuju imigrasi johor baru namun kami menggunakan bus 950. Untuk dapat menggunakan bus ada 2 cara yaitu bayar di loket dekat seharga $1,6 atau menggunakan tiket Ez link card seharga $12 (kartu $5 dan saldo $7) oh iya tiket Ez-link dapat di refund juga apabila kita sudah tidak ingin menggunakan namun kita kehilangan $5 untuk biaya kartunya. Apabila menggunakan $1,6 bayar di loket sopirnya kita akan mendapat tanda sudah bayar dan dapat kita gunakan untuk nyambung bus dari imigrasi singapore ke imigrasi malaysia di johor baru. 
Setelah kita naek bus, hal pertama yang kita lakukan adalah turun dimana, namun karena suami saya sudah sering baca blog traveler kata dia kita ikutin orang aja untuk turun dimana karena nanti semuanya bakal untuk turun untuk dilakukan pemeriksaan dan benar saja belom sampai setengah jam saya melihat orang – orang pada turun dan ternyata kita sudah sampai di imigrasi singapore, langsung kita ikutin saja orang-orang pada kemana dan mereka langsung mengantri untuk mendapatkan  stempel pada paspornya, disini juga berlaku hal yang sama seperti di bandara changi ada 2 kemungkinan, kita langsung di lolosin atau di tahan di imigrasi dan benar saja suami saya lagi – lagi kena di tahan imigrasi kali ini lebih lama saya harus menunggu 1 jam sampai suami saya keluar dari imigrasi, setelah itu kita lanjut untuk naek bus lagi, oh ya kita naek bus ga usah bayar lagi dan juga kita dapat menggunakan bus yang mana saja tidak harus bus pertama yang kita naekin yang penting dengan nomor yang sama yaitu 950. Setelah kita nak bus 950 ga nyampe 10 menit kita sampai di imigrasi johor baru malaysia oh iya sepanjang perjalanan dari imigrasi singapore ke imigrasi johor baru pemandanganya adalah laut, buat foto-foto bagus ni hehe. Setelah kita sampai di imigrasi johor baru kita langsung menuju penjualan tiket kereta johor baru ke Kuala lumpur saya baca di blog traveler kebanyakan bilang ada kereta yang ada kasurnya ternyata pas saya sampai disana kata petugasnya udah ga ada kereta yang ada kasurnya adanya kursi biasa dan juga kereta dari johor baru ke kuala lumpur udah ga ada yang langsung harus transit dulu di stasiun gemas. Karena udah jauh jauh ke sini ya terpaksa dari pada kami harus naek pesawat hehe, harga tiket kereta dari stasiun johor baru ke stasiun gemas RM 21 dan dari stasiun gemas ke kuala lumpur sentral RM 31 jadi 1 orang kena RM 52 (rupiahin sendiri ya....).
Setelah dapat tiket kita balik lagi dah ke singapore menggunakan rute yang sama akan tetapi dari stasiun johor baru kami menggunakan bus causeway link menuju stasiun kranji (singapore) sama seperti keberangkatan kita akan melewati 2 kali imigrasi yaitu keluar dari malaysia dan masuk ke singapore dan seperti biasa hati hati setiap imigrasi ada yang langsung lolos dan ada yang di tanyain kali ini saya dan suami langsung lolos tidak ditahan hehe. Sesampainya di stasiun kranji kita langsung menuju hotel di geylang karena waktu sudah sore saya berfikir untuk langsung ke hotel saja, untuk sampai disana kita harus turun di stasiun kallang dan berjalan 600 meter menuju jalan lorong 8 letak darlene hotel berada FYI harga hotel suami saya pesan di indonesia Rp 400 ribuan untuk 1 malam, akhirnya setelah kami berjalan sampai juga di hotel walaupun dengan sedikit nyasar dan nanya-nanya sama orang di jalan, suami saya bilang banyak blog mengatakan kalau daerah geylang merupakan daerah “Red District” nya singapore kalo di indonesia seperti mangga besar lah saya pun ga ngerti maksudnya apa, saya ga ambil pusing yang penting bisa isthirahat, mandi dan ketemu kasur, oh ya jangan lupa untuk membeli makanan dan minuman biasanya di setiap stasiun banyak yang jual buat info aja makanan yang paling murah dan enak adalah Nasi lemak harganya ada yang $2 dan 3$ itu jangan lupa beli airnya sekalian ya....

 3.  Hari Kedua di Singapura
        Tepat pukul 06.00 kami saya terbangun untuk menjalankan shalat subuh, dan kemudian saya melihat keluar jendela ternyata cuaca masih sangat gelap dan seperti tidak ada aktifitas menusia, berbeda sekali dengan di Indonesia jika waktu sudah menunjukan pukul 06.00 WIB cuaca sudah sangat terang dan aktifitas sudah sangat padat terjadi. Kemudian saya bersiap –siap untuk melakukan memulai petualangan sebenarnya pagi ini untuk menjelajah negeri ini, kemudian saya benar-benar check out meninggalkan hotel pada pukul 09.00 waktu singapore karena harus beres beres dan memulihkan stamina. Yang menjadi target kunjungan pertama kami adalah merlion park yaitu patung yang menjadi icon negeri singapore dan marina bay (kapal yang ada di atas gedung he,he) kami mulai berangkat dari stasiun kallang menuju stasiun raffles place (biar ga nyasar transitnya liat di peta MRT aja ya ) tidak butuh waktu lama akhirnya kami tiba di stasiun raffles place pada pukul 10an, sesampai di sana kami bingung ketika kami keluar dari dari stasiun MRT kami tidak melihat ada patung singapore atau turist turist yang ingin mengarah kesana, yang kami lihat hanyalah gedung-gedung bertingkat seperti yang berada di daerah Sudirman, Thamrin, Kuningan. Akhirnya kami bertanya kepada orang yang lewat, katanya klo mau ke merlion park kita harus jalan keluar lg mengarah ikutin jalan yang dia tunjuk, dan akhirnya setelah kami berjalan sekitar 10-15 menit sampai juga kami di tempat yang menjadi iconya singapore yaitu merlion park dengan background danau dan gedung marina bay yang berada kapal di atasnya, suasana disini sangat ramai dengan para turist yang mayoritas lebih mengunakan tour guide dari pada seperti kami yang hanya backpacker sendirian, kami foto – foto cukup lama di sini karena suasana sangat adem walaupun matahari sangat terik.



Salah satu foto di Merlion Park.
            Kemudian setelah puas dari merlion park tempat berikutnya yang kami kunjungi adalah universal studio, untuk dapat menuju kesini seperti biasa kami naik MRT lagi dari stasiun Raffles Place  menuju Stasiun Harbourfront dimana sentosa island berada, perjalanan kurang lebih setengah jam kemudian kami sampai di stasiun harbourfront, sesampai di stasiun ini ternyata kami berada di dalam mall, dan untuk dapat menuju sentosa island kami harus ke atas mengikuti tanda panah yang berada di dalam mall tersebut, sesampainya kami di atas kami di haruskan membeli tiket sentosa express seharga $4 untuk dapat masuk ke area sentosa island, dan $72 jika kami ingin bermain di wahana tersebut karena kami hanya ingin berfoto di bola dunia universal studio jadi kami hanya membeli tiket untuk masuk areanya seharga $4. Sesampainya di dalam ternyata suasana sangat mirip dengan Dufan yang berada di jakarta, kemudian kami mengambil beberapa gambar dengan background bola dunia universal studio, lalu sejenak isthirahat melihat banyak orang – orang yang juga lebih memilih untuk berfoto di bola tersebut dari pada masuk untuk mengikuti permainan hehe.

Foto Dengan latar belakang bola raksasa di Universal Studio Singapore.
            Setelah puas di universal studio kami langsung menuju ke masjd sultan , masjid sultan merupakan masjid terbesar di singapore (katanya) untuk dapat kesini dari stasiun Harboufront kami bergerak ke stasiun bugis dari stasiun bugis kami harus berjalan lagi sekitar 300 meter lagi untuk sampai ke masjid ini, di sepanjang jalan menuju masjid kami banyak sekali melihat penjual makanan timur tengah dan indonesia, ternyata benar saja ketika sampai dimasjid tersebut suasana sangat nyaman, kami beristhirahat sembari menuju waktu shalat zuhur tiba, jika di indonesia shalat zuhur pukul 12.00 disini shalat zuhur pukul 13.00 selesai shalat kami berkeliling sekitar masjid tidak lupa sedikit mengambil gambar, lalu disini banyak penjual cinderamata yang murah murah kemudian saya membeli gantungan singapore seharga $5 mendapat 6 gantungan untuk dibawa pulang , ketika kami berkeliling kami melihat ada restoran yang menjual nasi goreng searga $4,20 karena perut juga sudah lapar kami pun tidak lupa membelinya karena bosan makan nasi lemak terus hehe.

Masjid Sultan Singapore.

Waktu sudah menunjukan pukul 15.00 selesai beristhirahat kami langsung menuju stasiun bugis dan menuju stasiun kranji untuk dapat menuju johor baru, seperti biasa turun di stasiun kranji kami cari bus yang menuju johor baru kali ini kami menggunakan bus 950 kembali, seperti biasa kami harus melewati 2 kali imigrasi dahulu yaitu imigrasi singapore, lalu lanjut naik bus lg menuju imigrasi malaysia untuk dapat menuju johor baru. Ketika sudah keluar dari imigrasi malaysia kami langsung bergerak ke stasiun kereta johor baru ternyata kami kecepatan waktu masih menunjukan pukul 17.00, kami pun makan dan jalan-jalan berkeliling di sekitaran stasiun karena suasana di sini seperti pasar kami terpaksa berangkat lebih awal karena kami takut jika terjadi hal-hal yang tak di inginkan ketinggalan kereta. Kereta kami berangkat pukul 23.00. oh iya karena johor baru sudah masuk wilayah malaysia jadi uang dolar singapore sudah tidak berlaku harus di tukar ke dalam bentuk ringgit malaysia dan juga barang-barang di malaysia jauh lebih murah dari pada di singapore. Tepat pukul 23.00 waktu setempat akhirnya kami naik kereta menuju kuala lumpur sentral, akan tetapi kami harus transit dahulu di stasiun gemas sebelum dapat ke kuala lumpur sentral.
  
4. Hari pertama di Malaysia
            Perjalanan hari pertama kami di mulai di kereta dan kami sengaja naik kereta hitung-hitung sekalian pengganti biaya menginap di hotel dan menggantikan tiket pesawat hehe. Pukul 03.00 kami di bangunkan bapak kondektur untuk dapat transit mengganti kereta di stasiun gemas, kami menunggu 15 menit untuk dapat mengganti kereta, setelah itu kami meneruskan tidur di kereta yang menuju kuala lumpur sentral, akhirnya kami sampai pukul 06.00 di stasiun kuala lumpur sentral, di sini sangat besar sekali karena semua mode transportasi terpusat di sini dari Bus, kereta, Sky Train, taxi dll. Hal pertama yang kami lakukan adalah sarapan, tidak jauh mata memandang setelah kami keluar dari kereta ada makanan cepat saji KF*, di sini harga makanan tidak jauh beda di indonesia hanya sebesar RM 10 (Rp 30.000), setelah puas-puas sarapan kami menunggu disini sekalian isthirahat, di sini kami menunggu lama juga tidak berasa karena di stasiun besar ini disediakan akses internet WIFI yan cukup lumayan , sekalian kami juga mengabari saudara dan orang tua yang berada di Indonesia bahwa kami sudah sampai di Indonesia.
            Setelah itu kami langsung bergerak menuju hotel, karena kami masih buta dengan wilayah malaysia, kami hanya berbekal Printnan tiket hotel traveloka  “Soho Hotel” di daerah Petailing street. Hati – hati karena disini berbagai macam mode transportasi takutnya kalau salah naik ataupun salah arah bisa nyasar seperti kami hehe, sudahlah jangan di bahas nyasarnya ya untuk pelajaran yang lain juga, yang penting kalo udah nyasar jangan lupa nanya sama orang karena prinsip “Malu bertanya sesat di jalan” pasti kepake. Setelah nyasar kami kembali ke stasiun Kuala lumpur sentral menuju stasiun kuala lumpur menggunakan kereta, setelah sampai stasiun kuala lumpur (stasiun kuala lumpur central dan kuala lumpur beda ya ) kami menuju central market dahulu, karena kami melihat di peta Print Travleloka kalau hotel kami dekat dengan central market, setelah berjalan cukup jauh akhirnya kami menemukan juga soho hotel di jalan petailing street , suasana di sini seperti pasar baru di jakarta banyak pedagang dan toko-toko di kiri dan kanan. Kami sampai hotel sekitar pukul 11an, kami melakukan check in jam tersebut, alhamdulillah pegawai hotel tersebut cukup baik kami tetapi dapat di ijinkan masuk walaupun waktu belum menunjukan pukul 12.00 sesuai standart check in di berbagai hotel.
            Kami isthirahat sekitar 2 jam lalu berangkat lagi ke stasiun ke kuala lumpur sentral, kami tetap menggunakan kereta biasa, langkah pertama kami adalah ke Batu Chaves , dari stasiun kuala lumpur (ingat stasiun kuala lumpur ada 2, yaitu kuala lumpur sentral dan kuala lumpur) menuju stasiun batu chaves, harganya sangat murah di bawah RM 5 pokoknya, setelah sampai di Batu chaves kami mengikuti turist-turist saja dari belakang ketika keluar stasiun betapa terkejutnya kami karena di sana banyak patung-patung yang sangat besar, seperti yang ada di bali,akan tetapi kalo disini patungnya ada yang warna ijo, biru dll.

Salah satu Patung di Batu Chaves Malaysia

Di batu chaves banyak sekali bangunan yang sangat eksotik, tebing-tebing yang sangat tinggi dan mempunyai arsitektur yang sangat luar biasa untuk backround foto sangat bagus menurut saya. Kami berjalan 400 meter di batu chaves ada patung emas yang sangat besar dan di belakang patung tersebut ada anak tangga berjumlah lebih kurang seratusan untuk mencapai ke puncaknya , saran saya silahkan di coba untuk dapat ke puncak anak tangga tersebut karena sangat sayang kalau kita udah jauh-jauh tapi tidak untuk mencobanya. Untuk wanita kalo yang ingin naik tangga di batu chaves saran saya jangan menggunakan rok pendek, karena di sana mba-mba penjaga akan memantau bagi para wanita yang menggunakan rok pendek akan di berikan semacam penutup celana karena takut terjadi hal-hal yang tak di inginkan.
Di sepanjang perjalanan menuju ke puncak kita akan di sambut oleh para monyet-monyet, bagi yang punya makanan hati hati saja, karena di sini monyetnya pasti minta makanan yang kita bawa tapi dengan cara yang sopan tidak asal merebut. Setelah mencapai puncak kami merasa puas melihat pemandangan dari atas apa lagi setelah berjuang menaiki seratusan lebih anak tangga hehe, di dalam puncak tersebut kami menjad penasaran apa memangnya di dalam, kami pun penasaran ikut masuk ke gua yang berada di puncak tersebut, ternyata di sana ada semacam tempat ibadah agama tertentu setelah tahu kami menjadi tidak penasaran dan turun kembali, ketika kami sudah mencapai anak tangga paling bawah kami di sambut oleh sekelompok burung merpati yang sangat banyak sekali berkumpul di daerah batu chaves dan sepertinya burung-burung tersebut sangat senang mendapat kedatangan para turist hehe. Setelah dari batu chaves target selanjutnya kami adalah menara petronas twin tower, kami diberitahukan kalau kami mau menuju kesana kami harus menggunakan sky train dari kuala lumpur central dan turun di stasiun KLCC, akhirnya kami tiba di stasiun kuala lumpur central dari batu chaves, kami bertanya kepada para penjaga bagaimana cara membel tiket sky train, ternyata caranya kurang lebih sama dengan kita membeli tiket single trip di kereta Komuterline jabodetabek, kita menekan tombol keberangkatan dan tujuan lalu jumlah berapa tiketnya, nanti kita di suruh masukan sejumlah uang sesuai dengan harga yang di minta ke msin tersebut, setelah kita membayar kita akan mendapat tiket yang berupa koin yang akan digunakan di pintu masuk sky train cara penggunaanya (oh iya untuk harga pokoknya di RM 5, saya lupa hehe), akhirnya kami naik sky train seperti komuterline di singapura akan tetapi bedanya kalo disini sangat padat seperti naik busway di jakarta penuhnya . akhirnya kami turun di stasiun KLCC di stasiun ini suasana seperti mall jangan lupa untuk bertanya kepada orang di mana letak menara petronas twin tower akhirnya kami di arahkan keluar stasiun setelah kami keluar stasiun KLCC kami sangat terkejut ternyata suasananya seperti suasana perkantoran dan ternyata turist-turist sudah sangat ramai  yang berfoto dengan latar belakang menara petronas ini, di sini kami juga tidak lupa mengabdikan berbagai macam backround dan gaya hehe, kami di menara petronas melakukan foto dari menara yang tanpa lampu sampai menara tersebut mengeluarkan lampu pokoknya bagus deh mau pake lampu atau tidak menurut kami mah soalnya kami baru pertama kali kesini, kalo yang udah sering ke sini pasti bosen pemandangan di sini juga indah karena dihiasi dengan air mancur mini yang berada di pelataran menara petronas. Selain itu di sini juga banyak penjual peratan foto-foto dari tongkat selfie, lensa cembung dll. Saran saya kalo ke sini usahain pas jam 5 sore karena akan ada perbedaan antara foto siang dan malam.


Perbedaan Foto di Menara Petronas malam dan siang hari

Setelah puas kami langsung pulang mengikuti arah kebarangkatan kami tadi menggunakan sky train dari KLCC menuju daerah central market (saya lupa nama stasiunya) kami sengaja tidak melakukan aktivitas malam hari karena takut di wilayah negara orang, sepanjang jalan banyak toko-toko minimarket yang menjual  barang dagangan seperti di indonesia , saya pun tidak lupa untuk membeli mie cup di jalan dan isthirahat di hotel untuk kembali melakukan aktivitas besok lagi supaya fit.

5. Hari kedua di Malaysia
            Bangun pagi di hotel kami langsung siap-siap untuk melakukan aktivitasnya, bedanya hotel di sini dan di singapura adalah di hotel soho kami diberikan sarapan berbeda dengan hotel kami di singapura karena tidak ada sarapanya ( udah murah di kasih sarapan pula, enak banget kan J) setelah kami browsing-browsing tempat yang bagus di kuala lumpur selanjutnya adalah di genting highland, kami sengaja ke sana karena ingin tahu dataran tinggi malaysia dan kereta gantung disana seperti apa, karena saya melihat di media sosial tempat di sana termasuk tempat yang wajib untuk dikunjungi apabila kita berada di malaysia. Langkah pertama kami adalah kami harus kembali ke stastiun kuala lumpur central karena di sana kita harus membeli tiket bus yang menuju ke arah genting highland, untuk menuju ke genting itu menggunakan waktu busnya jadi jangan sembarangan yang bisa – bisa malah kehabisan tiket harga tiket untuk busnya 1x perjalanan adalah RM 4,30, dan harga untuk naik kereta gantungnya adalah RM 6,40 dapat dibeli sekalian ataupun belinya nanti ketika kita udah sampai genting untuk tket kereta gantugnya. Both penjual tiketnya ada di atas , jadi kita naek tangga dulu sekali terus ke pojokan nanti di sana ada both dengan gambar genting highland, kalo tidak bisa nanya dengan penjaga yang ada disana aja.
            Setelah membeli tiket kita akan mendapatkan jam keberangkatan dan posisi tempat duduk, nanti naek busnya kita harus jalan lagi kearah luar KL sentral dimana bus-bus keberangkaan pada berkumpul disana, nah ketika saya sedang menunggu bus genting saya melihat disana ada both untuk bus ke bandara KLIA 1 dan 2 seharga sangat murah dari pada naek kereta ekspres ke bandara, misalkan harga kereta ekspres 1 tiket sekitar RM 50, naek bus hanya sekitar belasan RM (saya lupa harga tiketnya) pokoknya harganya jauh banget, lumayan kan buat hemat-hemat kalo ga percaya buktiin aja. Kemudian ga lama bus genting highland datang kita di check tiket dan jam keberangkatan oleh pak kondektur bus , ternyata yang naik bus itu kebanyakan turist-turist seperti turist dari , jepang, korea, bule, yang arab-arab juga ada. Lama perjalanan kurang lebih 1-2 jam, lancar ko ga ada macet seperti jakarta. Sesampai disana kita langsung di arahin untuk naik eskalator genting, nanti disana ada both lg penjual-penjual tiket untuk naik kereta gantungnya bagi yang belum membeli, di ruang tunggu genting highland ada spot spot bagus buat foto seperti peti piramid, transformers, dan miniatur kereta gantung itu sendiri.
di ruang tunggu




Di kereta gantung, sebenernya tinggi banget ini

            Lalu setelah puas foto-foto kami langsung naik kereta gantung di atas, ruang tunggu seperti kita lagi di dufan, panjang dengan antrian besi-besi di samping, karena kita perginya hari weekday jadi antrian sepi, karena melihat model antrian seperti ini kalo hari weekend sepertinya antrian sangat ramai. Ketika giliran kami naik, saya merasa sedikit takut karena kereta berjalan ke atas dengan hanya pemandangan bukit-bukit saja , saya mikir ini kalo jatuh yang nolongin bagaimana ya, karena suam saya ada di sampin saya jadi saya tidak merasa takut karena suami saya selalu menghibur di sepanjang perjalanan kereta gantung yang menyusuri bukit ini, buat yang takut ketinggian juga hati – hati ya soalnya dataranya sangat tinggi loh, singkat cerita kami sudah sampai di puncak genting highland kami penasaran sebennernya ada apa sih di puncak genting tersebut, ternyata di sana ada mall-mall dan tempat perbelanjaan kalau kaya di indonesia mah keadaan alamnya seperti puncak bogor tapi di puncak tersebut ada mall kami muter-muter sekitar mall lalu tidak lama turun lagi karena menurut kami daerah mall tersebut tidak ada bedanya dengan mall – mall di indonesia, ketika kami mau pulang kami di tawarin foto kami yang di kereta gantung ada yang akrilik dan foto biasa, lalu kami membeli foto yang akrilik saja karena kami ingin ada kenang-kenangan buat di pajang di rumah hehe.
            Kemudian kami naik kereta gantung lagi untuk turun, setelah sampai di bawah nanti kita keluar langsung di toko oleh-oleh khas malaysia, kami membeli sedikit untuk di bawa pulang hehe. Lalu kembali membeli tiket untuk pulang ke KL central dan singkat cerita kami sudah sampai lagi, sebenrnya kami ingin jalan-jalan lagi Cuma karena uangnya hanya cukup untuk membeli oleh-oleh jadi kami putuskan untuk membeli oleh-oleh khas malaysia kemudian kembali ke hotel untuk melanjutkan aktivitas besok lagi berburu oleh-oleh di central market dan petaling street.



6. Hari ketiga di Malaysia
             Bangun dari hotel tidak lupa sarapan untuk berburu oleh-oleh kebetulan lokasi hotel kami dekat dengan central market dan petailing street jadi tinggal jalan kaki saja sampai deh hehe, yang pertama kami beli adalah kaos seharga RM 6 di petailing street , kami membeli sebanyak 12 buah kemudian selanjutnya kami berburu cokelat di central market disana banyak cokelat bermacam-macam rupa betuk dan rasa pokoknya kami disini total menghabiskan RM 110 soalnya cokelatnya sangat banyak lumayan buat oleh-oleh setelah berburu cokelat kami langsung pulang dari bus yang KL sentral ke terminal di KLIA 2 dan menunggu untuk Check in, alhamdulillah sampai di tangerang dengan selamat, sampai berjumpa di negara selanjutnya ^_^.





                     

       

Masuk Dunia Kerja sangat berbeda dengan Dunia Perkuliahan

Mulai dengan kata "Bismillahirahmanirrohim".....
Alhamdulillah bisa memulai mengetik kembali. Salam hangat dari saya, hehehe
Sekarang saya sudah terjun ke dunia kerja, alhamdulillah dari Desember 2013 sampai sekarang saya kerja di Dinas pemerintahan yah walaupun masih belum PNS termasuknya.
Doakan ya Teman pembaca, hidup itu penuh tantangan dan hambatan. dan ketika kamu sedang lelah, Kamu bisa berwudhu, Shalat, dan berdo'a lah... Insya Allah semangat baru akan datang :D

Tetap beristiqomah yaa 

LIFE GOES ON :D

   
Life goes on
Source : http://www.addictiveblogs.com/inspirational-life-quotes/

SOAL PENGETAHUAN UMUM DI TES PSIKOTES

Just share my experience, kemarin sudah sering ikut tes psikotes. sebenernya banyak pertanyaan mengenai pertanyaan umum, tapi yang saya inget pasti adalah soal mengenai seputar negara asean dan liburan di eropa.

1. Negara-Negara Asia Tenggara Beserta Ibukotanya
Negara Asean
Negara-negara yang terletak di Asia Tenggara terdiri dari 11 negara yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Kamboja, Laos, Myanmar dan Timor Leste. Dari ke 11 Negara itu hanya Timor Leste yang belum menjadi anggota ASEAN yakni sebuah organisasi yang mewadahi hubungan kerjasama antar negara- negara Asia Tenggara.

1. Indonesia
Ibukota: Jakarta
Luas Wilayah: 1,904,569 km persegi, Jumlah Penduduk: 237,556,363 jiwa (2010)
Mata Uang: Rupiah (IDR), Bahasa: Indonesia.

2. Malaysia
Ibukota: Kuala Lumpur
Luas Wilayah: 329,847 km persegi, Jumlah Penduduk: 27,565,821 jiwa (2010)
Mata Uang: Ringgit Malaysia (MYR), Bahasa: Melayu.

3. Thailand
Ibukota: Bangkok
Luas Wilayah: 513,115 km persegi, Jumlah Penduduk: 66,720,153 jiwa (2011)
Mata Uang: Baht Thai (THB), Bahasa: Thai.

4. Singapura
Ibukota: Singapura
Luas Wilayah: 707,1 km persegi, Jumlah Penduduk: 5,076,700 jiwa (2010)
Mata Uang: Dolar Singapura (SGD) , Bahasa: Melayu, Mandarin, Inggris dan Tamil.

5. Filipina
Ibukota: Manila
Luas Wilayah: 300.000 km persegi, Jumlah Penduduk: 101,833,938 jiwa (2011)
Mata Uang: Peso (PHP) , Bahasa: Tagalog dan Inggris.

6. Brunei Darussalam
Ibukota: Bandar Seri Begawan
Luas Wilayah: 5,765 km persegi. Jumlah Penduduk: 401,890 jiwa (2011)
Mata Uang: Dolar Brunei (BND), Bahasa: Melayu.

7. Vietnam
Ibukota: Hanoi
Luas Wilayah: 331,690 km persegi, Jumlah Penduduk: 85,846,997 (2009)
Mata Uang: Bong Vietnam (VND), Bahasa: Vietnam.

8. Kamboja
Ibukota: Phnom Penh
Luas Wilayah: 181,035 km persegi, Jumlah Penduduk: 13,388,910 jiwa (2008)
Mata Uang: Riel Kamboja (KHR), Bahasa: Khmer.

9. Laos
Ibukota: Vientiane
Luas Wilayah: 236,800 km persegi, Jumlah Penduduk: 6,477,211 (2011),
Mata Uang: Kip Lao (LAK), Bahasa: Lao.

10. Myanmar
Ibukota: Naypyidaw
Luas Wilayah: 676,578 km persegi, Jumlah Penduduk: 58,840,000 jiwa (2010)
Mata Uang: Kyat Myanmar (MMK), Bahasa: Burma.

11. Timor Leste
Ibukota: Dili
Luas Wilayah: 14,874 km persegi
Jumlah Penduduk: 1,066,409 jiwa (2010), Mata Uang: Dolar Amerika Serikat (USD)
Bahasa: Portugis dan Tetum.


 2.Los Angeles

Los Angeles didirikan tanggal 4 September 1781 oleh gubernur Spanyol Felipe de Neve. Kota ini menjadi bagian dari Meksiko pada tahun 1821 setelah Perang Kemerdekaan Meksiko. Tahun 1848, pada akhir Perang Meksiko-Amerika Serikat, Los Angeles dan seluruh California dibeli sebagai bagian dari Traktat Guadalupe Hidalgo, sehingga menjadi bagian dari Amerika Serikat Los Angeles disatukan menjadi munisipalitas pada tanggal 4 April 1850, lima bulan sebelum California mendapat status negara bagian.
Dijuluki City of Angels, Los Angeles adalah pusat dunia bisnis, perdagangan internasional, hiburan, budaya, media, mode, ilmu pengetahuan, olahraga, teknologi, dan pendidikan terdepan, dan merupakan kota terkaya ketiga di dunia dan kota paling kuat dan berpengaruh kelima di dunia. Kota ini adalah tempat berdirinya berbagai institusi yang mencakup berbagai bidang profesional dan budaya dan merupakan salah satu mesin ekonomi terpenting di Amerika Serikat. Wilayah statistik gabungan (CSA) Los Angeles memiliki produk metropolitan bruto (PMB) senilai $831 miliar (tahun 2008), menjadikannya pusat ekonomi terbesar ketiga di dunia, setelah wilayah metropolitan Tokyo Raya dan New York. Sebagai basis Hollywood, kota ini dijuluki "Ibu Kota Hiburan Dunia", yang memimpin pembuatan produksi televisi, permainan video, dan musik rekaman kelas dunia. Bisnis hiburan di kota ini mendorong banyak selebriti menetap di Los Angeles dan pinggiran kotanya. Selain itu, Los Angeles pernah menyelenggarakan Olimpiade Musim Panas tahun 1932 dan 1984.

PIMNAS XXVI

Pada tanggal 28 Agustus 2013 pukul 13.28 WIB, saya mendapat sms yang menyatakan bahwa PKM-Penelitian yang kami ajukan ternyata lolos, dan berhasil mask ke Tahap PIMNAS. Alhamdulillah, bisa naik Pesawat juga akhirnya (In the first time). Sebenarnya kami tak terlalu berharap bisa lolos PIMNAS, karena PIMNAS merupakan ajang bergengsi.

PIMNAS merupakan salah satu lomba kreativitas mahasiswa yang cukup bergengsi. PIMNAS ini ada setiap tahun dan tempat diadakannya acara tersebut berbeda-beda.

Semoga dilancarkan semua,... Semoga bisa memberi yang terbaik untuk IPB Tercinta :D

Kind Regards
-TIM BIOFLOKULASI-

Perak untuk IPB !!!

Di tahun terakhir kami di IPB alhamdulillah bisa memberikan sesuatu kepada IPB melalui kegiatan PKM tahun 2012. Dan Alhamdulillah juga ternyata PKM-P yang kami ajukan akhirnya mendapatkan hasil yang luar biasa, yakni bisa mengikuti ajang bergengsi (PIMNAS) di Mataram, NTB.

Pada tanggal 12 September 2013.
Tim Bioflokulasi kami ini mendapatkan Perak (Juara II) di PKM-P 3. Alhamdulillah ....

Walaupun tahun ini IPB hanya mengirimkan 18 Kelompok saja, semoga di PIMNAS 2014 kelompok yang bisa lolos  akan jauh lebih banyak lagi. Amien

-Tim Bioflokulasi-

Termin 1 (Kosan Baru)

Kaus panjang merah hati yang ku beli saat tahun pertama aku Kuliah. Celana Jeans yang dua hari belum di cuci. Titik keringat menetes di sela-sela kulit kepala hijabku. Terengus-engus nafasku dan kadang mendesis. Tangan kiriku mengelus, mengeringkan keringat yang hampir jatuh kepelopak mata. Tenaga sudah di keluarkan hampir setengah, tetapi jalan baru 10 % dari total jarak yang harus di tempuh. Sinar matahari sangat menyilaukan saat aku mencoba pindahan kamar kosan.

Ya, aku pindahan kosan siang hari. Entah bagaimana aku berfikir bisa pindah kosan sendiri membawa lemari yang begitu beratnya. Pikirku aku bisa melakukannya sendiri, dan ternyata tidak. Rasanya memang seperti wanita dahyat yang bisa melakukan sesuatu. Rasanya hebat. Ya wanita Hebat.
Siang itu aku melanjutkan perjalanan, dan aku melihat sosok dimana aku kenal.
 “Ardyan”.
“Ardyan”
“Abang bantuin bawain lemari, Berat banget ternyata.”

Aku mendesah, Yah setidaknya ada teman yang bisa membantu membawakan lemarinya.  Aku lega memang cukup membantu. Aku melengok ke sebelah kiri, Ah ternyata ada cwe yang sedang menunggu Ardyan juga. Sebut saja dia Ani. Ani mungkin sedang menunggu untuk menjemputnya ke kampus karena ada kuliah jam 10, sekitar 5 menit lagi. Ya. pasti ini membuat Ardyan bingung. Mana yang harus  dahulukan.....
-Bersambung-

Version English
Stocking long red hearts while i buy first year when i was in college. Jeans are two days yet in washing. The sweat dripping on the sidelines of the scalp and veil hijabku. And sometimes hissing terengus-engus breath. Hand, kiriku stroking exsiccate perspiration nearly fall kepelopak eyes. Power was out, almost half but the new 10 % of total distance to walk. Sunlight was dazzling when i tried moving room alone. Yes, i move kosan noon. Somehow i think can move kosan alone with a closet so heavily. I thought i can do it alone, and turns not. It is like a dahyat can do something. It feels great. Yes a great lady.
“Ardyan”.
“Ardyan”

"Ardyan, please help me to brought my cupboard. Are heavy turned out  i sighed, well at least Ardyan who can help bring her closet. I ' m relieved was quite help the Ardyan is passing. I i have to left side, ah... it took a women who waiting Ardyan. Callher with eni. Eni is probably waiting irwan  for  carry her to the campus because there ' s lecture at 10, about five minutes left. Yes. Surely it makes Ardyan confused. Which one to Ardyan do first ???

Pagi-Pagi Bangun Pagi YUK Mariiiiieeeeeeee :D

Bangun dari tidur merupakan kegiatan awal di pergantian hari bagi kebanyakan orang.
Bangun tidur pada setiap orang berbeda-beda dari segi hal waktu. Ada yang bangun pagi, ada yang bangun siang, bahkan ada juga yang bangun malam/ dini hari.   "EH BUSET  ???? MAU NGAPAIN JAM SEGITU ? "    "Kebangun gara-gara mimpi buruk" HahahA

Kalau yang kerjaannya normal (pagi-siang hari kerja dan istirahat di malam hari ). Wajib banget nih bangun Pagi, apalagi klo yang tinggalnya di kota-kota besar, bangunnya kesiangan dikit aja pasti bakal telat sampe ke tempat kerja. Klo jadi BOSnya sih bakal malu karena udah jadi pemimpin yang kurang baik. Tapi yang lebih parah klo orang tersebut BAWAHAN. Udah deh pasti bakal diomel-omelin sama atasannya. *APES

Bangun pagi

NAAAHHH... berarti penting kan Bangun Pagi...
Untuk bisa bangun pagi butuh dibiasakan, Biasa karena sudah terbiasa..
Yuk bangun Pagi.... Yuk Mariee :)

Lika-Liku Kehidupan... ??? Bersyukurlah :D

Yah namanya hidup, pasti aja ada masalah, kalau ga mau punya masalah yah jangan hidup. #eh hehehe

Ga apa-apa punya masalah, asalah jangan buat masalah. Itu yang jelek.
Dari masalah yang ada bisa membuat diri lebih baik, lebih matang, lebih dewasa terutama di dalam pola pikir. Istilahnya lebih tahan banting.  
WADUH APANYA YANG DI BANTING< MBA ? HAAHAHAA

Smile Always :))
 Apapun yang terjadi di dunia ini pasti ada hikmahnya, Semua sudah ada jalannya baik jodoh, rezeki dan Kematian... Klo Allah SWT sudah berkehendak apapun akan terjadi, mudah seperti membalikan telapak tangan. Terjadilah ............. maka Terjadilah .............

Tetap Semangat untuk hidup lebih baik :)
Apakah Hari ini anda sudah bersyukur ? #Alhamdulillahirabbil'alamin ....

Pemutih Wajah Alami


Pemutih Wajah Alami

Inilah Tips-Tips pemutih wajah secara alami yang sering aku baca, namun memang belum sempat untuk dilakukan. karena masih sering berenang dan berpanas-panasan. Heehehe

1. Membuat Masker dari campuran Putih telur dan perasan jeruk nipis. kemudian didiamkan selama 10 menit dan bilas sampai bersih. lakukan kegiatan ini seminggu dua kali. dan lihat perbedaannya setelah satu bulan melakukannya dengan rutin.
source : http://berbinarbinar.com/tips-kecantikan/informasi-seputar-cara-memutihkan-kulit-secara-alami.html

2. Menggunakan pembersihan wajah dengan air cucian beras.

3. Bisa juga dengan bahan alami yang lain, yakni dengan parutan kentang, susu dan tepung beras bisa memutihkan wajah.

4. Atau untuk lebih simple, pake Jeruk nipis saja. di Belah dua kemudian dioles-oleskan ke wajah. Jeruk nipis memiliki kandungan vitamin C yang tinggi sehingga bisa untuk memutihkan wajah.

Aku sih takut yang pemutih wajah instant, mending alami.. bersih mulus mpe Usia Lanjut. Dari pada nanti menanggung akibat dari bahan kimia, iHHHHH

Sekian
Selamat mencoba

Membaca dalam Kehidupan

Judul buku ini saya temukan ketika main-main di perpustakaan suatu universitas di Serang. yang di tulis oleh Tarigan dkk, terbitkan Angkasa Bandung.

Buku adalah gudang ilmu dan membaca dalah kuncinya.

Yak. Tak  perlu waktu lama untuk bisa menyelesaikan habis buku ini. Bahasa yang digunakan pun sederhana sehingga mudah untuk dicerna dan di pahami.

Ada beberapa hal yang saya dapatkan dari buku ini :
1. Dalam membaca butuh metode, teknik dan strategi ( ini yang disebut hakikat tujuan membaca). untuk mengetahui hakikat tujuan membaca bisa didapatkan dari sejak dini, di sekolah dituntun oleh guru dan di rumah dituntun oleh orangtua.
2. Persepsi dalam membaca
3. Perkembangan pengajaran dengan sistem perkembangan insani yang berkaitan dengan kesukaan si anak. memang mahal tapi patut untuk di coba.
4. Kita harus membenahi perabotan rumah tangga dan melengkapi dengan ruangan khusus untuk membaca, ruangan yang terdiri dari rak buku dan buku2 bacaan. mengoleksi buku mungkin hal yang baru ada di rumah. Karena perpustakaan umum  jarang, dan minat membaca pun kurang. Kenapa tidak dimulai dari rumah kita sendiri ?

Why Not ??

Membaca merupakan hal awal untuk membangun bangsa lebih maju. Semangat berfikir maju

MENUJU H PUNCAK


“Duk Duk Duk…..”
Suara langkah menaiki tangga terdengar tergesa-gesa seperti memburu sesuatu yang ada di depan. Pemilik langkah itu berjalan cepat sambil membawa tas abu-abu dan garis berwarna pink dengan suara nafas terengah-engah dan yang satunya dengan Celana jeans hitam pekat dengan tas khasnya yang berwarna pink. Orang yang berada di sekelilingnya melihat gerak gerik mereka yang terburu-buru dengan agak terpelongo aneh.
          Lia dan iqoh adalah pemilik suara langkah yang terburu-buru itu, mereka tampak tak menyadari situasi yang ada di sekelilingnya. Mereka fokus dengan apa yang ada di jarkoman sms masing-masing.
       “Ih, ga sabaran banget sih, ini juga udah di jalan kali” seru Iqoh kesal dengan jarkoman yang di bacanya. Sedangkan Lia sedang terengos-engos capek dan merasa tidak bisa berjalan lebih cepat lagi. Iqoh yang berada di depannya langsung mengengok kebelakang, “Hayuk ceu” kata iqoh kepada Lia. “Iya say, kayaknya aku gemukan deh, kok cepet capek begini yaaa” dengan polosnya. Iqoh pun sedikit tersenyum karena mendengar omongan teman yang ada di belakangnya.
       Tepat di lantai lima, Suara langkah semakin cepat dan di depan mereka telah duduk seorang pria yang sedang merokok, Lia merasa aneh sepertinya perawakan pria tersebut tidak aneh lagi, Ternyata benar itu Tauhid teman sekelas mereka. Sesampai di ruangan, Lia dan Iqoh langsung masuk ke dalam dan duduk di dekat tembok dan terengos-engos kelelahan.
      Semua angkatan 46 dan 47 sebagian sudah berkumpul di ruangan tersebut. Dan sepertinya situasinya sudah agak panas. Tiba-tiba gadis berkerudung hitam bertanya ke Iqoh, “ Eceu sandal aku di bawa”. “Oh, lupa ceu, sendal kamu ada di kamar aku dan kamar aku pintunya rusak, klo mau di ambil pintunya di dobrak dlu, tapi nanti g bisa dibuka lagi” Suara iqoh mulai sedikit merasa bersalah karena lupa membawa sendal Ami. Iya Dia namanya Ami.
      Lia masih memperhatikan situasi yang semakin panasnya dan merasa bingung harus melakukan apa, di dalam pikirannya selalu ingin cepat sampai ke rumah dan makan masakan mama tercinta. Sedangkan Iqoh masih smsan dengan ceu Ami yang sepertinya sedikit agak Bete. Perdebatan terus saja terjadi, sampai akhirnya ada solusi bahwa ada pembagian kerjaan ada yang mengurusi Supir yang ada di bawah, ada yang mengurusi angkatan 48, ada yang makan dan bahkan ada juga yang menghadap perwalian dari kadep mencari solusi yang mungkin di dalamnya da keadilan yang bisa kami raih.   
      Lia dan Iqoh terpisahkan saat itu, Lia termasuk yang  menjadi bagian orang yang makan, sedangkan Iqoh izin untuk pulang ke kosan dan meminta diantar ke kosannya untuk mengambil sendal Ami tersebut. Waktu terus bergulir, sampai akhirnya ada jarkoman kembali ada Bang Hawis dan Bang Cacul akan masuk ke ruangan yang ada di lantai lima. Iqoh naik ke lantai lima. Sedangkan Lia sehabis makan ke lintang dan tetap bersikukuh di lantai bawah memilih menjaga tas dari pada harus naik ke lantai lima, karena efek baru makan jadi ngerasa bakal sakit perut jika harus tergesa-gesa ke sana.
      Di lintang Lia bersama kawan-kawannya berdiam diri dan karena bosen di lintang akhirnya musik pun berbunyi dengan lagu yang berjudul cinta Sejati- BCL. Waktu sudah menunjukann jam 16.47 WIB berita hasil kumpul pun keluar dan menyatakan bahwa tidak ada hari keberangkatan. Acara tetap ada tapi dilakukan di sekitar IPB, Bus dan supir yang ada di bawah yang sudah menunggu lama itu pun dbubarkan karena tidak adanya perizinan dari departemen
      “Yuk, kita pulang aja” Itu kata-kata yang dilontarkan oleh Lia, mungkin di hatinya merasa senang karena tidak jadi berangkat mengingat cuaca pun yang tidak mendukung kami untuk pergi. Lia dan kawan-kawannya pun pergi meninggalkan kampus dan pulang ke masing-masing kosannya.  

Nonton Film Bareng. Habibi dan Ainun


Malam ini, tanggal 18 Januari 2013. Saya baru pulang dari BTM habis menonton Habibi dan Ainun. Filmnya bagus, penuh romantisme dan jiwa nasionalis, betapa tidak. Disana Habibi sangat mencintai Ainun, begitupun sebaliknya. Ainun pun sangat mencintai Habibi.
Salah satu strip film yang saya ingat ketika mereka berdua berjanji di Beca. Klo Habibi berjanji bahwa akan menjadi suami yang terbaik untuk Ainun, sedangkan Ainun berjanji untuk mendampingi Habibi selalu untuk mencapai janji Habibi tersebut. Habibi menjanjikan akan membuatkan pesawat terbang untuk ainun, walau mimpi itu mungkin sulit, tapi dengan usaha, niat dan cinta mimpi itu terwujud dengan indah.
Ibu ainun begitu hebat. Beliau sangat tulus dalam mencintai Pak Habibi, walaupun Ia sedang sakit parah, tapi Ia tetap tegar dan tidak berniat memberitahukan Habibi soal penyakitnya itu. Ia tidak ingin Habibi tau, karena Pak habibi sedang menjadi pemimpin bangsa.
Habibi yang awalnya sebagai mahasiswa jenius yang sangat menjunjung tinggi rasa nasionalisme, jujur, dan tulus yang awalnya dari nol sampai akhirnya jadi menteri, dan menggantikan pak soeharto sebagai Presiden RI. usaha
Melihat film ini bersama Rahman, Deni, Kia, Sufi, Raysya, dan Mimi. Di BTM yang jadwal 21.55 selesai jam 23.55. kurang lebih dua jam film itu berputar, dan awal aku menagis ketika mereka berdua janji di Beca. Kia juga nagis begitu pun Sufi, begitu lembut htinya sufi sampai2 ia mengais. Hehehe
Film ini sangat bagus untuk memotifasi diri, baik meningkatkan jiwa nasionalisme, bersih, jujur, tidak mementingkan jabatan dan tahta. Dengan kemampuan sendiri beliau Bisa. Begitupun dengan kita. Anak Indonesia juga bisa seperti orang luar negeri sana. Kita juga hebat, kita bisa membuat bangsa ini mandiri. Asal ada kemauan, hati bersih. Kita pasti bisa. ^^

Tiket Nonton Habibi dan Ainun


Klasifikasi mangrove dengan Er-mapper


Klasifikasi Mangrove
Dalam pengklasifikasian mangrove akan diklasifikasikan mangrove lebat, jarang, sangat lebat.  Berikut langkah-langkahnya ;

1.   Buka Citra yang sudah dicrop sebelumnya, Dalam hal ini citra yang digunakan berada di wilayah sumatera. Buat composit RGB 453 >> Refresh.
2.   Pilih menu Edit >> Edit/Created Region. Check filenya Crop b_lia_08_crop.ers>> ok .
mulai membuat region melalui polygon. kemudian digit. Setelah selesai didigit, kemudian di beri nama dengan mengklik Display/Edit >> Mangrove >> Apply>>Close. Buat region dari mangrove, darat, dan laut. Sebaiknya buat setiap kategori lebih dari satu.
3.    Pilih menu Process >>Calculate statistik >> Masukan file b_lia_08_crop.ers >>Ok. 
      4. Pilih menu Process > Classification >> Supervised Classification.  isi input  data set : b_lia_08_crop.ers >> Ok. Isi outputnya dalam hal ini : C_lia_08_supervsed.ers >> ok. Classification type : Maximum likehood standard.
     5.  Pilih menu edit >> Edit class/Region color and Name >>panggil data C_lia_08_supervsed.ers >> Ganti nama >> Save.
     6. Pilih menu edit >> Edit class/Region color and Name >>panggil data C_lia_08_supervsed.ers >> Ganti nama >> Save. 

Masuk ke klasifiksai NDVI 
     1.  Hapus region yang sebelumnya telah dibuat dengan membuka file “b_lia_08_crop” Pilih menu edit>> Edit create regioon >> ok. Kemudian pilih select and move Mode kemudian drag >> Cut. Savedan seterusnya.
     2. Buka file tersebut. Klik E=mc2 .Pilih Tab Ratio >> NDVI for landsat TM. File >> Save As >> d_lia_08_NDVI.ers  >> Ok. Output type : IEEE4ByteReal Null Value=0 >> Ok
     3.  Open File , kemudian edit transform
     4.  Masukan formula atau sintax dalam mengklasifikasikan menjadi tiga kelas. copy ke formula editor >> Apply change >> File Save >> Ok. Tetep integer >> ok.
     5.  Buka Algoritm, aktifkan 2 layar, kemudian rename Supervised dan NDVI. kemudian di blok dua-duanya kemudian di save as.
   6.  Buka hasil gabungan antara supervised dan NDVI masih dalam bentuk pseudocolor. kemudian buat sintaxnya >> kemudian apply change. file save as>> ok
     7.  Close semua layar, kecuali Menu utama (er mapper). Kemudian buka file yang sudah di simpan gabungan dan di masukan formulanya.  Kemudian Class Display Layer yang awalnya Pseudocolor.Berikut hasil klasifikasinya :
hasil klasifikasi







5 Cm

Nonton berlima abis praktikum Biologi tumbuhan laut.
Waktu itu turun hujan, dan kita berangkat sembari bawa payung..
Kita berangkat jam set 5 sore naik angkot.
Ada Eka, Ami, Stefy dan iqoh...
Kita rencananya mau nonton yang jam set 7, ternyata udah penuh banget sampe pada ngemper di bawah... ngebela2in bisa nonton 5 cm jam set&.
Karena dah habis jasinya kita ambil yang jam 21.45 WIb, sembari nunggu kita makan di richies yang ayamnya suoper pedas apalagi yang tingkat 5. WOOOOWWWW PUANASNYA AME BIBIR NGERASA DOWERRRRRR!!!!!!

Waktu tak lama dirasa waktu sudah menunjukan jam 9 malam..
Langsung kita siap2 ke tempat  bioskop dan duduk menunggu disana sampe ketiduran.
pas kita lagi nonton awalnya ketawa2, abis pemainnya kocak parah, hehehehehehe
dan ini kata2 yang lia suka di film ini.
5CM
semoga semua keinginan kita bisa kecapai, asal ada tekad atau niat dan usaha serta tawakal. Amien

GOA MASIGITSELA DAN GOA MARIA


Ceritaku saat di Kampung laut, Cilacap Jawa Tengah. Ini cerita pas hari jum’at awalnya kita berencana untuk mengidentifikasi mangrove yang ada di sekitar klaces, tapi kok malesnya minta ampun ya. Atas inisiatif siapa waktu itu, kami jadinya pergi jalan – jalan dan memutuskan untuk melihat goa. Goa yang ada di kaces emang banyak, tapi kita memutuskan buat ngeliat goa masigitsela. (Kalian dan pernah belum masuk goa yang bener-bener asli. belum ada tambahan apa2? belum kan? hahaha....peace ya, cm mau bikin kalian penasaran aja).


        Karena kita ga tau lewat mana untuk kesananya (laaahhh kirein tau, gimana sih!) (sabar atuh kan can cerita manehna, cek dengekeun wae) makanya kita nanya ke penduduk sekitar, kan klo kata pepatah mah malu bertanya sesat di jalan iya ga? (iya aja deh biar cepet ceritanya) dari pada kita tersesat perjalanan di klaces yang kita anggap masih asing namanya juga baru 3 harian di sini.

          Naah, setelah kita tau musti melewati jalan yang mana akhirnya kita memutuskan untuk pergi, kita ber enam : Lia (saya sendiri), mba isna, atik, rahman, byo dan sufi. Kami menyelusuri jalan kita awal jalan kira kira jam 8-an Am. Kami memulai perjalanan di depan Mushola pas di warung ibu kadus. lurus aja. suasananya seger pisan, bersih dan dingin, kita sempet bingung kok dingin yah, ternyata di sepanjang perjalanan kami dikelilingi oleh pegunungan yang dibawahnya sawah-sawah yang hijau, seger rasanya ngeliat pemandangan itu. kan jarang yah sekarang mah apalagi di kota-kota besar, jangan harap di Jakarta udaranya sebersih ini klo rekontruksi wilayahnya Cuma buat gedung-gedung yang tinggi aja. (kok jadi meleber ke situ mba, terusin yang cerita goanya atuh.. mba gimana sih!) oh iya maaf –maaf saking emosinya sama keadaan jakarta sekarang.. hehehe
Goa pertama yang kita temui

      Di perjalanan kita yang lewat jalan kecil itu, ada tugu di samping kami bertuliskan Goa maria wisata bahari. nah kita pikir yang ada dulu deh. jadinya kita berubah niatan, sekarang tujuan kita mau ke Goa maria. kita masuk ke jalan setapak (kesebelah kiri) dan tak lama kemudian kita menemukan sebuah Goa yang kita ga tau namanya, kita foto-foto aja, dan liat pas di foto memang sangat artistik, ga tau yang ngambil fotonya ahli banget atau foto modelnya yang bagus banget. hehehe nilai aja sendiri yaahhh ^^. (ini masih berser- seri wajahnya).

       Setelah kita merasa sanggup untuk meneruskan perjalanan, akhirnya kita meneruskan perjalanan kembali, kita naik turun bukit udaranya sangat-sangat menyejukan, mungkin karena kita sering di laut jadinya ngerasa naik gunung senengnya minta ampyun.. HOOORRRRREEEEEEEE (biasa aja kali mba heboh banget hehehe). Selama di perjalanan kami sering menemukan orang yang bawa motor gunung yang di rakit samping kiri dan kanannya kayak penompang kayu buat muatin sesuatu. Ternyata tau ga teman-teman... oooooyyyyyyy mereka itu yang kerjanya nebangin pohon yang ada di sekitar gunung ini looohhh, kita pas waktu itu mau nanya aja sulit, mereka terus aja jalan dengan motornya dengan laju yang sangat cepat, sepertinya mereka takut dengan penampilan kita, atau apalah.. kalo takut sama tampang ga mungkin orang kita tampang baik-baik, liat aja nih foto kita pas masih di jalan, baik-baik kan tampangnya. ^^ (iya aja deh mba^^)
            
          Karena kita ga tau musti kemana akhirnya kita memutuskan untuk lurus aja kedepan, untungnya jalannya ga ada persimpangan atau apapun, jalannya satu .. Sepanjang perjalanan kami foto-foto keadaan di sekitar jalan yang kami lewati, ada yang tandus karena habis di tebangin, ada juga kayak lahan perkebunan ada jagung, cabe, tebu dan sebagainya.

              Waktu sudah menunjukan pukul 9 lewat, kita harus memastikan terus jalan atau tidak, karena kita butuh waktu istirahat dan khusus buat cwo musti shalat jum’at. Akhirnya setelah berdiskusi kami akhirnya meneruskan perjalanan yang melelahkan itu. Sampai akhirnya di perjalanan ada bapak yang baik hati menunjukan jalan ke goa, dan kata bapaknya : “sebentar lagi dek bakal sampai”. Kita mendengar beliau berkata seperti itu girangnya minta main. akhirnya kita meneruskan perjalan dan HAAAAPPPP ada dua jalan lurus atau belok kiri. kita memutuskan untuk lihat lokasi sekitar yang ada dijalan sebelah kiri itu, sufi dan rahman yang mengecek. akhirnya setelah kita menunggu kabar dari dua teman kami itu, ternyata kami sudah sampai, jadi kita musti mengambil arah yang belok kiri tersebut. KAMI SUDAH SAMPAI TEMAN>>> HOOOORRRRREEEE KAMI MENUKAN GOA MARIAAAAA SIK ASIK SIK ASIK..HEHEHE^^ girangnya minta ampun setelah perjalanan kira2 1.5 jam . karena begitu lelahnya kami memutuskan untuk istirahat terlebih dahulu. di depan goa ada kayak gubuk yang banyak sampah kulit kelapa, kami pikir klo saat tertentu di sini banyak wisata yang mengunjungi dan gubuk ini merupakan tempat penjualan kelapa yang airnya lumayan untuk menghilangkan dahaga dalam perjalanan menuju ke sini. Tapi sayangnya saat kita kesini gubuknya ga ada yang jual. hehehe mana kita ga bawa air minum lagi,, huh hah hauuuusss..

di belakang kita itu Goa maria

           Setelah ngerasa adem kita memutuskan untuk mendekat ke goa, (foto kami di atas cupu bgt ya,, itu karena kecapen. hehehe)... Udaranya lembab di sekitar goa dan bau-bau gimana gituh kayak kotoran kelelawar, pokoknya baunya pesing-pesing gituh dan hororrrrr.. jadi diantara kita ada sebagian yang enggan masuk kaya mba isna, atik dan byo, Sebenernya yang pengen pengen banget masuk itu Sufi dan rahman, sedangkan saya sendiri mau masuk tapi takut, tapi karena dua orang ini kuat banget tekadnya buat masuk makanya saya berani buat masuk juga..

           Akhirnya kami bertiga masuk, dan di dalam gelap banget ga ada sepercik sinarpun di dalam sana, kami Cuma bawa senter  satu dan itupun senter dari bawaan HP punyanya Byo. Jalannya turunan, berbatu dan agak licin jadi musti berhati-hati, aku aja banyak duduknya di sini karena gelap ga bisa jalan selama ada yang nyenterin baru aku berani jalan.. kita bertiga di dalam di teriakin, hayo “hayo jangan lama-lama”. kami yang di dalam Cuma bilang “iya sebentar yaa,, ni gelap banget..” akhirnya setelah teriak-teriakan kami berenam akhirnya masuk ke dalam goa saling berpegangan tangan. karena yaa jalannya itu.lah itu pas mereka berdua di bawah (maksud saya sufi dan rahman). mereka melihat sesuatu kayak patung gituh, tapi kami yang cwe-cwe bilang, udah lah jangan macem-macem kita berenam dan ga ada yang tau kita di mana sinyal pun ga ada jadi ga bisa kasih tau kita berada di mana, kalo terjadi apa2 kan bahaya,,,,(maklum cwe pake perasaan mulu apa-apa) hehe..

Ini foto kami di akhir perjalanan

           Akhirnya cwo-cwo setuju untuk kembali ke atas, keluar dari goa itu. memang seinget saya goa maria itu memang wisata rohani yang di gunakan untuk semedi bagi orang – orang tertentu, jadi musti yang tenang,,, yaaaa bukan kayak kita-kita ini yang sibukkkk dan sangat rame,, tapi maaf – maaf yah kami masih percaya bahwa “TIADA TUHAN SELAIN ALLAH SWT DAN MUHAMMAD ADALAH UTUSAN-NYA”. kami meneruskan perjalana kami ambil jalan yang satunya lurus ke depan. dan waktu sudah menunjukan jam 10 lewat kami musti kembali ke meh kami dan cwo-cwo bersiap untuk shalat jum’at. Dan ini foto kami di ujung perjalanan.. ^^ sangat unforgetable ^^

Kami tiba di mesh sekitar jam 11.30-an masih ada waktu buat bersih-bersih...
Ini ceritaku jalan2 menuju Goa Maria yang ada di Klaces, terima kasih sudah menyimak,... J